Cavani dan Neymar Rebutan Pinalti Neymar yang Dapat Pinalti


Prediksi Jitu Taruhan Bola – Kritik serta sorotan tajam tertuju pada Neymar sesudah bintang Paris Saint-Germain itu terlibat dalam insiden rebutan penalti menggunakan rekan setimnya sendiri, Edinson Cavani .

Baca juga : Wenger Sangat Mengandalkan Jack Wilshere di Lini Tengah

Momen membuat malu itu terjadi dalam partai Ligue 1 Prancis antara PSG dan Olympique Lyon, Minggu (17/9). sehabis berebut tendangan bebas, yg akhirnya dihasilkan Neymar menggunakan bantuan Dani Alves, keduanya balik terlibat desakan saat PSG mendapat penalti.

Neymar terlihat berupaya mengambil alih tugas Cavani, yg adalah eksekutor titik putih primer PSG. Upaya ini tidak berhasil, tetapi Cavani pula gagal menyelesaikan penalti sebagai gol. Rumor mencuat, keduanya tidak akur serta terjadi keributan di ruang ganti PSG.

Situasi serupa sebelumnya pernah terjadi di 2010 saat Neymar masih di Santos. saat menghadapi Atletico Goianiense, Santos mendapat penalti serta Neymar menuntut buat menjadi algojo. tetapi, pelatih Dorival Junior meminta Neymar buat mengalah kepada rekan lain yg lebih berpengalaman. Akibatnya, Neymar terlihat jengkel, dengan melempar botol ke udara, berdebat dengan Dorival, hingga menolak menyampaikan umpan pada sisa laga.

Seusai laga, pelatih Atletico Goianiense kala itu, Simoes, berkata bahwa “sepakbola Brasil sedang membangun seseorang monster” pada diri Neymar. tetapi, Simoes kini punya pandangan yang tidak sama serta terkesan memberikan pembelaan pada Neymar.

“saya meyakini, ada seorang yang memberi janji kepadanya bahwa beliau mampu menjadi pemain terbaik di dunia bersama PSG,” istilah Simoes pada Goal. “dengan menjadi yg terbaik pada global, beliau ingin punya peran mirip Cristiano Ronaldo atau Messi: merogoh sepak pojok, sundulan, penalti, tendangan bebas – segalanya.”

Baca juga : Leicester Mulai Bantai Liverpool Setelah Countinho Keluar

Soal siapa yang layak sebagai kambing hitam dalam peristiwa ini, Simoes mengaku tidak tahu.

“Bila instruktur [Unai Emery] memutuskan bahwa Cavani ialah eksekutor penalti, maka Neymar yg harus disalahkan. Jika pelatih memilih Neymar, maka Cavani yang keliru. akan tetapi Jika instruktur tak menghasilkan pilihan, maka dialah yang keliru,” jelasnya.

Be Sociable, Share!
Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Social tagging: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >

Comments are closed.