Everton Terancam, Ronney Di Penjara


Agen Bola Terpercaya – Nasib apes menimpa Wayne Rooney. Striker Everton tadi ditangkap kepolisian Cheshire akibat mengemudi menggunakan level alkohol di atas batas.

Baca juga : Cerita Suso Tak Bergabung ke Real Madrid

Bagaimanapun jua, pemain yg baru saja purna tugas asal level internasional itu kini telah bebas menggunakan jaminan dan diwajibkan mengikuti sidang di 18 September mendatang.

“beliau ditangkap sesaat sesudah pukul dua pagi hari ini, Jumat 1 September, selesainya petugas menghentikan VW Beetle hitam pada Altrincham Road, Wilmslow,” konfirmasi pihak berwajib.

“Wayne Rooney, usia 31, dikenakan tuntutan¬†mengemudi menggunakan level (alkohol) di atas batas yg sudah ditetapkan.

“Rooney dilepas menggunakan jaminan serta harus hadir pada pengadilan Stockport pada 18 September 2017.”

Top skor sepanjang masa timnas Inggris itu diyakini menghabiskan ketika pada bar serta restoran dekat rumahnya sebelum penahanan oleh petugas.

tidak mampu dimungkiri, Wayne Rooney artinya legenda sepakbola Inggris. menjadi topskor sepanjang masa pada timnas Inggris serta pula di klub tersukses Inggris, Rooney seharusnya pantas disejajarkan menggunakan Sir Bobby Charlton menjadi pemain terhebat yg pernah dimilikiThe Three Lions.

namun, ketika Rooney memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya beserta Inggris pada Rabu (23/8) kemarin, ada kesan bahwa dia tidak pernah mencapai sesuatu mirip yang dijanjikannya ketika dia ada ke panggung dunia sepakbola sebagai wonderkid di Euro 2004.

benar bahwa Rooney sudah melewati rekor gol Charlton menggunakan cukup simpel, namun warta bahwa dia hanya mampu mencetak tujuh gol pada turnamen mayor telah cukup untuk menceritakan kegagalannya di level internasional. Bila Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berhasil memimpin timnasnya ke final dan bahkan kampiun, Rooney tidak bisa menjadi katalis serupa pada Inggris. Selalu mentok pada perempat-final.

Mengharapkan Rooney bertindak seperti Charlton — menggunakan bisa membawa Inggris menjadi juara global atau Eropa — barangkali artinya tugas yang kelewat berat baginya, bahkan waktu Golden Generation macam David Beckham, Steven Gerrard, Frank Lampard, Rio Ferdinand, serta John Terry masih dalam masa edar.

Gol ke-53 Rooney alias gol pamungkasnya pada timnas hadir ketika Inggris takluk secara memalukan berasal Islandia pada babak 16 akbar Euro 2016. Bila terdapat satu laga yg merangkum seluruh karier Rooney pada level internasional, itulah laga yang dimaksud. Ya, Rooney akan terus dihubungkan menggunakan aib tersebut.

Kendati demikian, menyalahkan Rooney sepenuhnya tentu terasa hiperbola. Sejumlah manajer tiba dan pergi silih berganti, namun pada putaran final turnamen selalu gagal memberikan garansi kesuksesan seperti di babak kualifikasi. Mereka membentuk seleksi pemain yg membingungkan serta melakukan perubahan taktik yang tidak diharapkan, atau malah melakukan keduanya!

pada saat bersamaan, sulit bagi publik Inggris untuk tidak memberikan asa pada pundak Rooney. sebagai keliru satu pemain Inggris paling bertalenta, Rooney seharusnya mampu memberikan sesuatu yg lebih signifikan bagi timnasnya, meski titel kampiun memang sulit dijangkau Bila melihat kualitas skuat Inggris secara keseluruhan.

Rooney sebelumnya mengaku ingin purna tugas selepas mentas Piala global 2018 serta sasaran itu terlihat wajar ketika ia memilih meninggalkan Manchester United dan kembali ke klub masa kecilnya, Everton. namun sehabis Gareth Southgate mengabaikannya pada paruh kedua demam isu 2016/17, Rooney tampak sudah kehabisan gairah buat berangkat ke Rusia.

Southgate sebetulnya sudah menawarinya buat kembali ke timnas pada jarak internasional September ini, namun keputusan Rooney telah bulat. Pasalnya, ini ialah keputusan yang bisa menyampaikan laba bagi Rooney sebagai pemain, bagi Everton, serta pula bagi sepakbola Inggris secara umum .

Manfaat itu setidaknya sudah terasa pada awal trend ini. Rooney pribadi tampil produktif, menggunakan telah mengemas dua gol di dua laga pembuka perserikatan primer. dengan saat istirahat yang lebih poly sebab telah tidak lagi membela Inggris, Rooney bakal lebih fit buat menjadi sosok penting bagi Everton, yang tengah memulai proyek ambisius buat menembus papan atas perserikatan utama.

ad interim bagi Inggris, mereka sekarang bisa berkonsentrasi lolos asal babak kualifikasi lalu dibutuhkan mampu membagikan sinarnya pada Rusia tanpa terbebani buat memberikan perpisahan bagi Rooney. Mereka akan menciptakan sebuah tim baru, dengan manajer baru dalam diri Southgate dan Kapten baru, yg mampu diemban Jordan Henderson, Gary Cahill, atau Harry Kane. Saatnya telah tiba bagi generasi baru Inggris buat mengambil tongkat estafet berasal Rooney.

Baca juga : Chiellini Gagal Perkuat Italia Akibat Cedera

Rooney sekarang mampu penekanan menggunakan kariernya pada level klub, memandu Everton buat menjadi galat satu tim elite di Inggris. pada usia 31 tahun, Rooney masih punya banyak ketika buat menghapus karier tanggungnya di timnas dengan cara menyampaikan kontribusi sebanyak mungkin bagi klub yg dicintainya.

Be Sociable, Share!
Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Social tagging: > > > > > > > > > > > >

Comments are closed.