Klopp Mengaku Sudah Lama Kagumi Oxlade


Bandar Bola Terpercaya – Jurgen Klopp mengaku sudah memantau rekrutan anyar Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain sejak 3 tahun terakhir. Oxlade-Chamberlain menuntaskan kepindahan ke Liverpool dengan mahar £40 juta waktu tenggat transfer setelah menolak tawaran Chelsea.

Klopp mengungkapkan, beliau telah semenjak usang sebagai pengagum Oxlade-Chamberlain, selesainya sang gelandang tampil mengesankan waktu beliau menghadapi Borussia Dortmund di September 2014.

Baca juga : Everton Terancam, Ronney Di Penjara 

“aku sangat, sangat senang kami menerima Alex,” ujar bos the Reds ini pada halaman resmi klub.

“sejak laga terakhir aku telah menanti serta berharap kami bisa menghasilkan transfer ini – serta ketika saya dapat keterangan beliau milik kami, itu fantastis.

“saya jangan lupa pertama kali melihatnya main secara pribadi – pada Dortmund di 2014 serta dia masuk menjadi pengganti yang menghasilkan dampak akbar.

“beliau eksklusif menyatu sebab kecepatan dan skill dan kepribadiannya pada laga sepenting itu buat seorang pemain belia; saya ingat ia melakukan tantangan cemerlang kepada [Henrikh] Mkhitaryan di kotak penalti buat menggagalkan gol.

“Kami memenangi laga tersebut tapi kalah pada laga selanjutnya di Arsenal saat ia tampil starter serta main cantik. semenjak saat itu saya mengikuti dia dan ketika saya mendengar ada kemungkinan merekrutnya saya tidak perlu berpikir dua kali.”

tidak lama selesainya Liverpool gagal mendatangkan Virgil van Dijk dan Naby Keita pada percobaan ke 2 di bursa transfer, Barcelona tiba menggunakan tawaran lebih berasal €100 juta untuk memboyong Philippe Coutinho. Kopites sudah tentu cemas bukan kepalang. telah sasaran transfer meleset, tiba pula tawaran yg tidak bisa ditolak buat pemain terbaik yang mereka punya.

Suasana sirik dan panik pada Merseyside tentu mampu dimaklumi pada periode tadi. déjà vu ekspresi dominan 2014/15 sedikit tercium. Bila The Reds kehilangan Luis Suarez yg ialah pemain kunci pada perjalanan ke posisi runner-up saat itu, musim ini Coutinho yang berpotensi hengkang. Kekhawatiran akan berulangnya kampanye buruk pada semua kompetisi pun merasuk ke sanubari fans.

Kopites semakin mencak-mencak serta mulai mencaci maki Fenway Sports group (FSG) ketika Coutinho mengajukan permintaan transfer. FSG menjadi pemilik saham mayoritas dinilai tak becus mengurus klub, sampai beberapa meminta mereka angkat kaki. Saga transfer ini diikuti oleh pernyataan keras FSG, tapi Coutinho melanjutkan aksinya dengan mogok pada lima laga awal.

Adapun atmosfer sesak yg berakar berasal informasi kepergian The Little Magician mulai mereda jelang September. Penyebabnya jelas, The Reds berhasil lolos ke fase grup perserikatan Champions, membantai Arsenal, lalu meresmikan transfer Naby Keita buat 2018. Ditambah dengan memanasnya info kedatangan Van Dijk dan Thomas Lemar, kecemasan akan transfer Coutinho perlahan kabur.

kebalikannya, Kopites gantian murka terhadap sang playmaker saat fotonya berlatih di skuat Brasil beredar luas. asumsi bahwa Coutinho memalsukan cederanya kian kuat serta opini publik mulai menyudutkan bintang Brasil itu. Bila kepercayaan Jurgen Klopp ikut luntur, jangankan balik ke skuat utama, Coutinho bisa saja bernasib sama seperti Mamadou Sakho.

Absen membela Liverpool, Coutinho datang-tiba muncul pada sesi latihan Brasil.

Bukan tidak mungkin Kloppo murka pada Coutinho karena pemalsuan cedera punggung. Sakho yang jadi galat satu bek andalan di ekspresi dominan 2015/16 saja diasingkan selama 1/2 animo, sebelum dipinjamkan ke Crystal Palace, karena indisipliner. oleh manajer memang mengaku siap mendapatkan pulang Coutinho pekan kemudian, tapi situasi telah berubah drastis di Anfield.

peristiwa ini kiranya akan mengubah sikap Klopp dan FSG terkait penjualan Coutinho ke Barcelona. Mereka memang menolak tawaran awal Blaugrana, tetapi super besar Spanyol itu siap balik dengan tawaran yg lebih besar . andai kata tawaran superbesar balik datang, publik takkan terkejut atau marah lagi saat Coutinho hijrah ke Camp Nou.

Skenario tanpa Coutinho mulai terbayang sehabis Liverpool menghantam Arsenal empat gol tanpa balas akhir pekan lalu. dalam pertandingan tersebut, The Reds tampil sangat cari tanpa kehadiran playmaker utamanya. umumnya Liverpool akan pribadi mengoper bola di Coutinho Bila buntu, tapi pemandangan yang membagikan ketergantungan itu tidak tampak lagi.

Mohamed galat, Sadio Mane, dan Roberto Firmino melakukan pressing ketat nan akurat di jantung pertahanan Arsenal. menggunakan keunggulan teknik trio tadi, plus ekuilibrium yang ditawarkan Emre Can serta Jordan Henderson, serangan kilat Liverpool selalu mengalir dengan latif. Senjata ini sejatinya sudah cukup buat menghadapi klub papan atas yang berfilosofi menyerang.

Bukan berarti Coutinho tidak dibutuhkan. Sepakan jarak jauh dan dribel maut bintang Brasil itu masih bermanfaat waktu menghadapi musuh yang parker bus. Adapun Kloppo berusaha mencari alternatif serta pelan-pelan memperkenalkan Liverpool tanpa Coutinho. Toh, Jika dibandingkan dengan Suarez, Coutinho bukan sosok yg bisa seorang diri menentukan akibat akhir pertandingan.

Antisipasi kepergian Coutinho sudah dilakukan dengan transfer Naby Keita. setelah negosiasi sengit dengan RB Leipzig, akhirnya Michael Edwards berhasil menerima targetnya. Gelandang Guinea itu baru akan bergabung ke Anfield isu terkini depan, akan tetapi kedatangannya seolah-olah menjadi pesan perpisahan buat Coutinho – entah isu terkini ini ataupun musim depan.

Butuh 2 transfer lagi dan Coutinho takkan dirindukan sang publik Anfield. Virgil van Dijk jadi sosok yg paling dibutuhkan untuk mengakhiri kekacauan lini belakang. sementara itu, Thomas Lemar diplot untuk memperkuat daya gedor sekaligus berpotensi mengisi posisi Coutinho. Bayangkan Jika pembelian itu sahih terwujud, kedalaman skuat The Reds akan mampu bersaing dengan papan atas liga utama!

Grafik pada atas menunjukkan perpaduan potensial The Reds buat trend depan. buat isu terkini ini, hanya perlu mengurangi Keita asal skuat bayangan – menggunakan pertimbangan Van Dijk dan Lemar merapat ke Anfield sebelum tenggat bursa transfer.

Walau kedalaman skuatnya terkesan tidak khas, jangan lupa Kloppo punya deretan pemain yang versatile, bisa mengisi beberapa posisi. James Milner mampu menjadi bek kiri, sementara Lemar kadang dimainkan sebagai gelandang tengah. Mane serta keliru mampu bertukar posisi, lalu Milner dan Adam Lallana pernah bermain sebagai pemain sayap di klub sebelumnya. buat posisi bek, terdapat Joe Gomez yg mampu bermain menjadi wingback kanan dan kiri.

Jurgen Klopp akan dipersenjatai dengan kedalaman skuat unggulan dengan selisih kemampuan yang tidak berbeda jauh. Masih jauh berasal ideal, mengingat minimnya pemain berpengalaman. Liverpool waktu ini adalah salah satu tim menggunakan rata-homogen usia termuda pada perserikatan primer Inggris. namun siapa peduli? Borussia Dortmund bahkan menaklukkan Bundesliga 2010/11 menggunakan homogen-homogen usia 23,77 tahun.

Kedalaman dan kualitas potensial Liverpool tidak menyisakan tempat buat Coutinho. Bahkan mampu dikatakan, Jurgen Klopp telah menatap hari-hari tanpa keberadaan Coutinho. oleh manajer memang bersikeras tidak ingin melepas Coutinho, tapi  transfernya memberikan hal yg sebaliknya. Apapun keputusan sang playmaker, The Reds sudah siap menjalani musim tanpa kehadirannya.

Baca juga : Cerita Suso Tak Bergabung ke Real Madrid

tetapi pada semesta paralel, sebuah dunia yang paling ideal untul Liverpool, Coutinho akan bertahan pada Anfield dan harus bersaing menggunakan Keita, Lemar, dan Lallana. Persaingan internal pun semakin ketat serta kualitas masing-masing pemain akan berkembang menggunakan pesat. Mungkin bakal ada yang terpental pada persaingan, bisa saja Coutinho, namun hal tersebut mampu dibilang positif buat tim yg berusaha mengulang kejayaan masa lalunya.

Be Sociable, Share!
Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Social tagging: > > > > > > > > > > >

Comments are closed.