Luis Milla Sedih Polemik Politik yang Terjadi di Spanyol


Prediksi Jitu Taruhan Bola – pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, ikut angkat bicara soal ketegangan politik yang terjadi di Spanyol terkait impian Catalonia yg ingin memerdekakan diri. Luis Milla sedikit menyayangkan situasi yg tengah berkembang di negerinya. Sebagaimana diketahui, referendum atau pemungutan bunyi Catalonia sudah dilakukan di Minggu, (1/10/2017).

Baca juga : Christoph Metzelder Sebut Klopp Cocok Gantikan Ancelotti

sementara itu, Pemerintah Spanyol yg tidak ingin kecolongan menduga bahwa referendum itu tidak legal alias ilegal.

“Melihat asal yang terjadi di negara aku , itu menghasilkan duka. saya duka pada negara aku terjadi hal seperti ini,” istilah Luis Milla pada Hotel Aston, Bekasi, Selasa (3/10/2017).

tidak mengherankan Bila pelatih kelahiran Teruel, Spanyol, itu mengaku sedih atas apa yang terjadi di negerinya.

laki-laki berusia 51 tahun itu punya kenangan bersama Barcelona menggunakan memperkuat klub dari Catalonia itu pada ketika masih aktif bermain.

Luis Milla bahkan memulai kariernya berasal tim belia Barcelona pada tahun 1983-1985 dan memperkuat tim senior selama 5 tahun pada 1985-1990.

sesudah dari Barcelona, Luis Milla secara kontroversial pindah ke Real Madrid serta mengakhiri kariernya beserta klub Valencia.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyampaikan bahwa pihak Spanyol seharusnya memberi kebebasan bagi warga Catalan.

pelatih yang asal dari Catalan ini mengomentari hal yang terjadi di Barcelona dampak referendum kemerdekaan Catalan.

Dilansir BolaSport.com asal Marca, mantan instruktur Barcelona ini berkata tidak seluruh orang Catalan membenci Spanyol.

berdasarkan dia, Spanyol merupakan negeri yg luar biasa dengan kota, olahraga, serta sastranya.

tetapi, pelatih yang berusia 46 tahun ini pula menyampaikan bahwa warga Catalan memiliki hak buat memutuskan masa depannya sendiri.

Guardiola jua menyesalkan tindakan kekerasan yg terjadi di lebih kurang daerah pemungutan bunyi.

“Spanyol akan berusaha menutupi fenomena, tetapi media lain pada dunia akan menunjukkannya,” kata Guardiola.

“saya membaca pada El Pais bahwa mereka berkata bahwa itu artinya petugas polisi yang terluka, terluka sang apa? oleh suara?” ujar Guardiola dilansir BolaSport.com berasal Marca.

Guardiola berharap Perdana Menteri Spanyol mau bertanggung jawab dengan memberi pernyataan mengenai kerusuhan yang terjadi.

Guardiola, yang juga pernah memperkuat timnas Catalan di laga yg tidak resmi, menyatakan bahwa beliau iri terhadap Inggris yg bisa menjalankan demokrasi selama berabad-abad serta mengklaim kebebasan bagi rakyatnya, hal yang menurut dia sangat tidak sama dengan Spanyol.

Baca juga : Dikecam Suporter Spanyol Gerard Pique Dibela Lopetegui

Menanggapi pertandingan Barcelona kontra Las Palmas yg dilangsungkan tanpa penonton, mantan instruktur Bayern Muenchen ini mengungkapkan bahwa dia tidak akan mau memainkan pertandingan di waktu ini.

Jikapun mau, dari dia, pertandingan ini harus digelar dengan penonton yg boleh hadir.

Be Sociable, Share!
Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Social tagging: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >

Comments are closed.