Luke Shaw Ingin Pindah ke Tottenham dan Dilatih Pochettino


Prediksi Jitu Taruhan Bola – Bek sayap kiri Manchester United, Luke Shaw, secara jelas-terangan mengaku ingin balik berada pada bawah bimbingan manajer yg sekarang menangani Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Luke Shaw dan Mauricio Pochettino pernah bekerja sama pada Southampton selama 17 bulan atau sejak Januari 2013 sampai Mei 2014.

Baca juga : Pasca Absen Bonucci Suso Bisa Ganti Jadi Kapten AC Milan

selesainya itu, keduanya hengkang dari Southampton hampir secara bersamaan menuju klub tidak sama yang hingga ketika ini masih mereka bela semenjak 2014.

di animo 2013-2014, Shaw yang saat itu masih berusia 18 tahun eksklusif sebagai andalan primer Pochettino pada lini bek kiri Southampton.

Bahkan, pemain yang sekarang berusia 22 tahun itu menerima agama tampil sebanyak 35 kali di ajang perserikatan Inggris.

kini , Shaw yg gagal menerima agama asal Manajer Jose Mourinho di Manchester United mengaku ingin bereuni kembali beserta Pochettino.

Pernyataan ini tertuang di epilog buku karangan jurnalis Spanyol, Guillem Balague, berjudul Brave New World: Inside Pochettino’s Spurs.

“aku pikir beserta Southampton, Pochettino sudah mencapai hal yang luar biasa. Kami adalah galat satu tim yang memainkan sepak bola terbaik pada perserikatan,” kata Shaw mirip dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

“saya berharap suatu hari nanti bisa kembali bermain untuknya dan aku jua berpikir dia sangat menginginkan aku bermain pada bawah arahannya lagi,” ujarnya, sinkron penulisan kitab tersebut.

beserta Manchester United, Shaw gagal menunjukkan performa hebat yg jua diakibatkan oleh seringkali mengalami cedera.

sekarang, dia poly menghabiskan waktu membela tim U-23 Manchester United.

ia pun baru balik dianggap bermain bersama tim primer saat menghadapi Swansea City di babak 16 besar Piala perserikatan Inggris pada Rabu (25/10/2017) dini hari WIB menggunakan durasi tiga mnt saja. (Verdi Hendrawan)

Romelu Lukaku akan menghadapi ajang uji kelayakan menjadi ujung tombak Manchester United waktu berhadapan dengan Tottenham Hotspur, Sabtu (28/10/2017).

seperti di musim sebelumnya, Romelu Lukaku menjadi galat satu kandidat top scorer Premier League pada tahun ini.

Kala membela Everton demam isu kemudian, Lukaku hanya kalah empat gol berasal Harry Kane, yang mencetak 29 gol.

ekspresi dominan ini striker berusia 24 tahun itu telah mencetak tujuh gol, kalah satu asal Harry Kane.

Bila hanya melihat berasal kuantitas gol, Lukaku layak mendapat predikat striker tajam.

namun, Bila ditilik lebih pada, Lukaku tidak terlalu tajam di laga-laga besar .

animo lalu, misalnya, dari total koleksi 25 gol, hanya empat gol yang Lukaku cetak kontra tim enam akbar perserikatan Inggris.

Striker dari Belgia ini belum bisa mengambarkan ketajamannya kontra Liverpool, tim enam akbar demam isu kemudian yg pertama kali dihadapi Man United di isu terkini ini.

tidak pelak, Lukaku mendapat kritikan dari mantan Capt Man United, Gary Neville, sesudah laga kontra Liverpool.

“beliau artinya striker Manchester United. ada harapan tinggi perihal apa yang harus Anda lakukan pada pertandingan, yaitu memenangi laga buat tim,” ucap Neville kepada Sky Sports dikutip BolaSport.com.

Baca juga : Huddersfield Town Sudah Baca Permainan Strategi Liverpool

Lukaku perlu tampil trengginas pada laga Man United kontra Tottenham di Old Trafford akhir pekan ini buat membungkam kritik yang mengarah kepadanya.

Selain itu, Lukaku tidak perlu lagi menghadapi keraguan penggemar Man United terhadap kelayakannya sebagai striker primer klub berjuluk Setan Merah.

Be Sociable, Share!
Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Social tagging: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >

Comments are closed.