Sergio Ramos Sempat Sedih Jika Barcelona Tinggalkan LA Liga


Agen Bola Terpercaya – Bek Real Madrid, Sergio Ramos, mengomentari soal sang rival, Barcelona, terkait apakah mereka akan permanen bermain di perserikatan Spanyol ekspresi dominan depan atau tidak. Ramos mengaku meski membenci kalah dari Barcelona, beliau permanen berharap klub berasal Catalonia tadi permanen bermain pada perserikatan Spanyol demam isu depan.

Baca juga : Joel Matip Sangat Kagum dengan Pelatihan Juergen Klopp

Capt Real Madrid, Sergio Ramos, berharap supaya situasi politik pada Catalonia tidak menyebabkan Barcelona keluar dari liga Spanyol.

Referendum Catalonia yg dilaksanakan pada awal Oktober membagikan bahwa 90 % masyarakat Catalonia menentukan untuk berpisah asal Spanyol.

Pihak Pemerintah Catalonia pun sudah mengumumkan kemerdekaan di Jumat, (27/10/2017).

tetapi, setelah deklarasi tadi, Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, langsung merespons pemerintah Catalan dengan tuduhan pemberontakan.

menggunakan kondisi politik yg saat ini bergejolak antara Catalonia dan Spanyol, Barcelona terancam keluar berasal perserikatan Spanyol.

syarat seperti ini disesalkan oleh Sergio Ramos yang berharap bahwa iklim politik yg sedang memanas tidak berdampak pada sepak bola.

“Sulit membayangkan perserikatan Spanyol tanpa Barcelona,” ujar Ramos dilansir BolaSport.com berasal Onda Cero.

“aku ingin Barcelona terus berlanjut pada perserikatan Spanyol dan tidak terdapat yg berubah. Situasi di Spanyol menyakitkan saya karena saya pikir kami lebih kuat Bila bersama dan gambaran Spanyol waktu ini dilihat sang seluruh dunia,” ucapnya.

Ramos jua khawatir bahwa insiden pada Catalonia akan Mengganggu persatuan dan kesatuan Spanyol.

Real Madrid sendiri ketika ini harus tertinggal delapan poin asal Barcelona yg berada di puncak klasemen perserikatan Spanyol menggunakan 28 poin.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan bahwa pihak Spanyol seharusnya memberi kebebasan bagi warga Catalan.

instruktur yang berasal asal Catalan ini mengomentari hal yang terjadi pada Barcelona akibat referendum kemerdekaan Catalan.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, mantan pelatih Barcelona ini mengatakan tidak seluruh orang Catalan membenci Spanyol.

berdasarkan beliau, Spanyol artinya negeri yg luar biasa menggunakan kota, olahraga, serta sastranya.

tetapi, instruktur yg berusia 46 tahun ini pula berkata bahwa rakyat Catalan mempunyai hak untuk menetapkan masa depannya sendiri.

Guardiola jua menyesalkan tindakan kekerasan yg terjadi di kurang lebih kawasan pemungutan suara.

“Spanyol akan berusaha menutupi fenomena, namun media lain di dunia akan menunjukkannya,” istilah Guardiola.

“saya membaca di El Pais bahwa mereka berkata bahwa itu ialah petugas polisi yg terluka, terluka sang apa? oleh suara?” ujar Guardiola dilansir BolaSport.com dari Marca.

Guardiola berharap Perdana Menteri Spanyol mau bertanggung jawab dengan memberi pernyataan tentang kerusuhan yang terjadi.

Guardiola, yg juga pernah memperkuat timnas Catalan pada laga yg tidak resmi, menyatakan bahwa dia iri terhadap Inggris yg bisa menjalankan demokrasi selama berabad-abad dan mengklaim kebebasan bagi rakyatnya, hal yang menurut beliau sangat tidak sama dengan Spanyol.

Menanggapi pertandingan Barcelona kontra Las Palmas yg dilangsungkan tanpa penonton, mantan pelatih Bayern Muenchen ini menyampaikan bahwa dia tidak akan mau memainkan pertandingan di ketika ini.

Baca juga : Barcelona Beri Sinyal Akan Jual Andre Gomes Karena Gagal

Jikapun mau, berdasarkan dia, pertandingan ini harus digelar menggunakan penonton yg boleh hadir.

Be Sociable, Share!
Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Social tagging: > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >

Comments are closed.